Selasa, 15 Oktober 2019

Sungguh, Tak ada yang kebetulan




Salah satu cara kita memahami sebuah makna adalah dengan cara menghayati apa yang sedang kita jalani,  mungkin apa yang kita miliki saat ini adalah sesuatu yang boleh jadi sangat diimpikan oleh orang lain. maka, ketika kamu menyia-nyiakannya. Mungkin Allah tidak akan memberikanmu kesempatan kedua kali nya untuk hal itu, fikirkan ! jangan sampai kamu menyesal ketika kesempatan itu tak lagi kau dapatkan. Tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini, semuanya telah ada yang mengatur, percaya kepada takdir adalah salah satu rukun iman bukan ?
Kesulitan dan Pahitnya yang kau rasakan saat ini bukan lah sebuah alasan yang tepat untuk menyerah, Allah tidak akan menguji seseorang diluar batas kemampuannya, yang kau butuhkan hanyah motivasi diri sendiri agar tetap semangat dan istiqomah. Memang bukan hal yang mudah, tapi percayalah kapada dirimu, bahwa kamu mampu melampaui apa yang kau bisa lakukan saat ini. Memohonlah kepada Nya agar senantiasa deberikan kekuatan.
Rasakan apa yang telah diberikan oleh Allah untuk kita hingga saat ini, bukankah kita harusnya malu jika masih mengeluh, memang terkadang apa yang terjadi dalam kehidupan kita tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan, tapi itu semua tidak terlepas dari apa yang memang terbaik untuk kita, kita tidak bisa tahu apa yang akan terjadi kedepan nya, tapi Allah mengetahui segalaNya, bahkan yang belum terjadi. Tugas kita adalah berdo`a dan beriktiar dengan sungguh-sungguh, biar Allah yang menilai, kalaupun kita mendapat kemuliaan di sisi Makhluk, itu hanya bonus. Jangan terlalu fokus pada penilaian makhluk, sebab kau akan sulit ikhlas.
Tidak terpaku pada penilaian makhluk juga bukan berarti tidak perduli dengan urusan dunia, kau tetap harus menyeimbangkan antara urusanmu dengan Tuhan dan dengan makhluk ( hablu minallah habluminannas ) karena sekuat apapun kamu, jika hanya bedoa dan beribadah tanpa ada pergerakan sedikitpun maka kesuksesan pun akan jauh kau dapatkan, kau juga harus senantiasa menjemput RahmatNya dengan pergerakanmu, Contoh dengan cara bertanggung jawab pada pekerjan atau jabatanmu, juga pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan sesama. Mungkin lewat washilah pekerjaan atau tanggung jawab yang sedang kau jalani, Allah akan angkat derajatmu lebih dari yang kau miliki sekarang.  Wallahu`alam bishowab

cibinong, 16 Oktober 2019

Oleh  : Aprilia Mubarok

DIAM


Ada yang berprinsip “ diam itu emas ‘’ , aku juga pernah mendengar kawanku berkata bahwa diam itu adalah salah satu bentuk ketawadhuan seseorang.
 apakah selamanya diam itu adalah emas ? Bagaimana jika peranmu dibutuhkan dalam suatu perkara, kamu masih mau diam saja, sekedar menonton dan memastikan bahwa keadaannya cukup baik sehingga kamu masih saja memilih diam. Tidak, tentu ada saatnya kita harus berbicara, mengambil peran dan memberi hal yang bermanfaat baik dari perkataan maupun perbuatan kita. Prinsip memanglah prinsip. Akan tetapi kita juga harus bisa menempatkan diri kita dimana saat kita harus diam dan berbicara. Terlebih jika ada suatu perkara yang kamu tahu dan faham akan solusinya, kamu melihat itu dan membiarkan orang lain yang tidak mengerti menanggapi hal itu, bukankah itu menyesatkan. Ayolah bangkit! Memang segalanya pasti menimbulkan resiko, terlebih jika kita banyak mengambil peran dalam suatu perkara, pasti akan ada saja yang tidak suka bahkan mencela. Tapi, itu lebih baik menurutku dibanding hanya diam saja padahal kita mampu dan kita bisa bahkan lebih dari yang orang lain ketahui tentang kita. Jangan pernah berfikir kamu sedang riya atau sombong ketika kamu berbicara atau menyampaikan nasihat kepada orang lain yang sedang membutuhkan nasihatmu, jika memang itu dibutuhkan. Tentu nasihatmu adalah  nasihat yang sangat bermanfaat bagi oranglain, penerang, bahkan pelurus menuju jalan kebenaran. Maka dari itu tak selalu diam itu emas.

Pun jika kamu melihat perkara yang salah, masihkah diam itu emas ? tentu saja tidak. Kau harus menyampaikan yang benar sekalipun itu pahit. Karena manusia tidak akan pernah menjadi baik kecuali dengan 4 perkara ( Q.S Al-Asr ) : beriman, beramal sholeh, saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran. Dan bergeraklah sesungguhnya dalam bergerak itu terdapat keberkahan. Wallahu`alam bishowab.



Orientasi Pengenalan Kampus 2018



“ pagi yang cerah, semilir angin pagi nan sejuk merasuk kedalam jiwa yang takjub akan kuasa Allah yang wujud “
Jum`at, 31 Agustus 2018
Apel pagi akan segera dimulai, bergantian kami keluar dari pagar kampus menuju lapangan. Disana tak terlihat kerumunan orang yang bising ataupun sekumpulan manusia yang riuh, tentu kami bukan dalam jumlah yang banyak. Namun, semangat kami tak diragukan lagi.
Apel telah selesai dilaksanakan, selepas itu kami kembali masuk kedalam ruangan , rangkaian acarapun kami lewati dengan khidmat, kami bersuka ria dengan perkenalan yang disampaikan oleh kawan baru kami, maka disanalah kami mulai akrab. Ditambah lagi kobaran semangat pelantun yel-yel pun sukses membakar suasana  siang itu,Riuh semangat pun berkoar dari setiap kelompok yang menampilkan aksi terbaiknya.


...
 semangat itu yang kami cari, pun semangat itu yang kami tunggu
......
Berlanjut ke hari berikutnya, tanggal 01 september 2018.
Pagi itu setelah melaksanakan apel, kami menerima ilmu dari sang guru, singkatnya  beliau berkata bahwa kita harus saling menolong, saling memahami,dan saling intropeksi diri. Ya, tentunya itu sangat penting bagi kami, bekal untuk kami. Ilmu yang diberikan sang guru tak terukur bandingannya dengan apapun, terimakasih guru.
Siang harinya para calon mahasiswa/i menyusuri jalan “mencari jejak” yang telah ditentukan oleh panitia, dan diakhiri dengan kegiatan menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar yang kami sebut “ Bakti Sosial “
SUKSES! mereka pun berhasil melewatinya.
Pada sore hari nya kami menyaksikan persembahan terbaik dari calon mahasiswa/i STAI Yaperi  yakni teathrical drama, setiap kelompok para calon mahasiswa/i menampilkan aksi terbaik mereka, meskipun persiapannya sebentar dan singkat, namun kreatifitas mereka sungguh luar biasa, mereka mampu membuat persembahan yang apik dan menarik. Tentunya semua itu sukses membuat gemuruh suasana.
Selepas itu kami memberikan penghargaan sederhana kepada para peserta atas partisipasi dan kerjasamanya, dan diumumkan bahwa setiap kelompok mendapatkan penghargaan dalam kategorinya masing-masing. 
Sampai akhirnya segenap rangkaian acara tersebut resmi ditutup.
Ucapan selamat untuk para mahasiswa/i baru STAI YAPERI CIBINONG. Kalian luar biasa.


Oleh : Aprilia Mubarok




Allah sang Maha Cinta



Adanya cinta dalam hidup
Adalah bukti Allah cinta pada makhlukNya
Aku bukti cinta Allah pada Orang Tua ku
Dan kedua orang tua ku adalah bukti cinta Allah padaku.
Adanya dua insan yang bertemu dalam ridhoNya .
Pun bukti cinta Allah pada MakhlukNya.
Tak usah kau risaukan. Pada siapa kau harus mencinta.
Cintailah sang Maha Cinta, maka semesta mencintaimu.

CERITA



Tak perlu,
Kamu pasti sudah tau
Bagaimana kecewanya aku
.                                           
.
Kamu tak datang saat itu
Jika kamu mau tau
Aku malu
Malu, menceritakannya padamu
.
.
Mereka payah
Hanya bisa marah
Tutur katanya tak berarah
Kau tahu,
Itu membuatku resah
.
Yasudah,
biarlah jadi cerita J